geomorfologi

GEOMORFOLOGI
geomorfologi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang permukaan bumi dan semua proses yang terjadi di atasnya. Secara umum geomorfologi berhubungan dengan pembentukkan lahan dari batuan keras dan juga perilaku organisme yang hidup disekitarnya. Selain itu ada faktor lain yang yang mempengaruhi pembentukan lahan tersebut seperti angin,air dan es yang berkolaborasi dengan latitude, ketinggian dan posisi relatif terhadap air laut.kesimpulan yang saya tangkap dari beberapa pengertian geomorfologi adalah perubahan bentuk bumi akibat adanya pengaruh tenaga asal dalam dan tenaga asal luas bumi (hujan, angin, penyinaran dan pemanasan matahari, benturan benda asal ruang angkasa serta aliran air dan gletser) yang mengahsilkan proses tertentu sehingga menyebabkan berubahnya bentuk permukaan bumi.Obyek utama geomorfologi ialah bentuklahan, proses geomorfologi, genesa dan evolusi pertumbuhan bentuk lahan (Stadia) beserta hubungannya dengan aspek lingkungan.
1.bentuk lahan menurut saya bentuk lahan yang dimaksud disini seperti bentuk lahan yang berada di atas dengan yang dibawah permukaan laut akan memiliki bentuk morfologi yang berbeda. dan perubahan bentuk lahan juga bisa dipengaruhi oleh kegiatan organisme disekitarnya.
2.proses geomorfolgi adalah semua perubahan fisik maupun khemis yang terjadi di permukaan bumi yg bisa disebabkan oleh tenaga-tenaga geomorfologi, seperti yg dipengaruhi angin, air, dan tenaga endogen dari bumi.
3.genesa (penulis belum mengetahui secara rinci pengertiannya, yang pasti ini merupakan salah satu dari obyek utama geomorfologi).
4.evolusi pertumbuhan bentuk lahan, seperti kita ketahui evolusi sendiri berarti perubahan, biasanya terjadi dalam waktu yang cukup lama.

dsc01000

anak krakatau yang terbentuk akibat tenaga endogen

EFEK PADA MANUSIA
sebelum menjabarkan efek perubahan morfologi pada manusia ada baiknya jika dicantumkan sedikit efeknya yg terjadi pada alam, sehingga bisa kita kaitkan pada manusia disekitarnya. adapun bentuk perubahan yang terjadi misalnya seperti hasil abrasi yang disebabkan oleh air laut, perubahan karena longsor yang diakibatkan air hujan, pergeseran lempeng bumi yang disebabkan tenaga endogen (bergeraknya lempeng), aktifitas pertambangan yang dilakukan manusia juga bisa mngubah bentuk morfologi,adapun faktor dari luar seperti jatuhnya meteor di permukaan bumi.
dari sana kita dapat mengetahui bahwa perubahan morfologi bisa ber-efek positif ataupun negatif, positif seperti mempengaruhi kesuburan tanah, kualitas air tanah, serta flora dan fauna yang ada di sekitarnya, bisa juga dijadikan empat rekreasi (seperti grand canyon national park di amerika),
dan biasanya perubahan morfologi yang disebabkan manusia lebih banyak menyebabkan efek negatif dibanding positif. sedangkan yang disebabkan faktor lain lebih imbang antara efek negatif dan positifnya.

CONTOH SAMPEL
contoh sampel daerah yang mengalami perubahan morfologi seperti di gurun yang lebih banyak dipengaruhi angin, sehingga terkadang bentuk bukitnya bisa berubah-ubah, atau yang membutuhkan waktu lama seperti beberapa canyon di dunia baik perubahannya dipengaruhi angin, air, maupun faktor lainnya, terbentuknya anak krakatau (gunung laut) yang mulanya hanya beberapa meter mnjadi ratusan bahkan ribuan meter juga termasuk dalam perubahan morfologi yang diakibatkan tenaga endogen dari dalam bumi dan aktifitas gunung itu sendiri.

gurun-02

gurun merupakan contoh geomorfologi yang paling banyak dipengaruhi angin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: